Blog

HomeSurat keluargaSurat Keluarga April 2015

Surat Keluarga April 2015

MARI BANGKIT DAN BERTINDAK
Kebangkitan sering membuat kita ternganga
Menanggapi dalam kekaguman dan sunyi
Peristiwa dua ribu tahun itu menegakkan Gereja
Menjadikannya tempat bersandar keselamatan
Aku tidak mau tinggal diam
Menjadi penonton dan penikmat,
Bagiku adalah suatu kesia-siaan
Yang nanti bakal melemahkan imanku sendiri
Aku mau bergerak dengan hidupku
Memberi tempat untuk semangatku
Dan menjadi rasul-rasul hari ini
Yang yakin dengan iman dari Sang Mesias
Ini imanku, mana imanmu?
Ini pekerjaanku, mari bekerja bersama
Sebab orang yang percaya tak akan menjadi lelah
Dan ia yang bertekun tak akan menjadi lesu
(Alexander Erwin MSF)

Keluarga-keluarga Katolik di Keuskupan Agung Jakarta yang terkasih,
SELAMAT PASKAH. Semoga kita semua dan keluarga kita mengalami
diselamatkan oleh pengorbanan Tuhan Yesus buat kita. Semoga kita pun
mampu bukan hanya bangkit, tetapi bergerak dengan penuh semangat
iman membagikan iman ini kepada banyak orang, khususnya kepada
anggota keluarga kita yang lebih lemah imannya.

Melihat para rasul dan pengikut Yesus yang sangat bersemangat
membagikan kisah dan keyakinan mereka akan Sang Guru, kita
seharusnya terharu. Sebelumnya mereka ragu, tapi entah mengapa
sesudah kebangkitan Kristus, para rasul dan para pengikut-Nya justru
berbalik arah, makin berani dan yakin memberitakan ketika Yesus sudah
tidak bersama mereka.

Pengajaran dan “pelatihan” Yesus ternyata sangat hebat efeknya. Yesus
memberikan contoh dan teladan yang nyata, jelas, mudah diingat, dan
tidak menipu. Ia mengusahakan dengan kata-kata, dengan symbol,
dengan cerita, dengan kunjungan, dengan pengajaran, dengan disiplin,
dengan kerja keras, dengan kecerdasan, dengan kerjasama, dengan
keberanian, dengan sukacita, dan dengan hasil guna yang kelihatan.
Inilah kunci kebangkitan yang disampaikan para rasul kepada banyak
orang sampai hari ini.

Ke mana semangat itu dalam keluarga kita? Saya yakin masih banyak
yang penuh semangat menyampaikan kehadiran Tuhan Yesus di rumah
masing-masing. Saya yakin masih banyak ibu yang “cerewet” menyuruh
anaknya berdoa sebelum makan, sebelum belajar, dan sebelum tidur.
Saya yakin para orangtua masih mau mendisiplinkan ibadah di Gereja
pada hari Minggu. Selain itu, semoga orangtua menjadi pintu utama anakanak
mengalami kebaikan Tuhan setiap hari.

Generasi ini selalu membutuhkan Tuhan. Bahkan, kalau boleh dikatakan,
semakin membutuhkan hidup rohani yang baik. Mereka belajar menjadi
semakin rasional dan semakin bersemangat “membuktikan”.
Pengalaman para rasul memang membuktikan bahwa Tuhan Yesus
bangkit dan hidup kembali. Mereka ditampaki Tuhan sehingga percaya.
Sekarang ini, penampilan Yesus harus kelihatan dalam diri kita, para
orangtua dan anggota keluarga serumah. Bahkan anak-anak bisa menjadi
penampakan Tuhan Yesus dengan kebaikan mereka.

Misdinar, OMK, BIA, BIR, Antiokia, Choice, KTM, Jomblo Katolik, PD
kharismatik Yunior, dan kempok kategorial lain tentu ada di paroki kita
masing-masing. Apakah anak-anak mempunyai kesempatan merasakan
pengalaman kebangkitan dalam semangat bersekutu dan bermain
dengan teman seimannya ini? Atau apakah Anda masih berkeras untuk
tidak memberi ijin pada anak-anak berkumpul dengan alasan studi
mereka? Saya percaya Anda mempunyai kehendak baik dengan
mengijinkan mereka menikmati Tuhan Yesus di tengah-tengah
kebersamaan itu.

Jika kita sendiri saja sudah begitu repot dengan membalas SMS, chat,
BBM, Line, Email, dan membuka situs-situs yang memberi informasi,
apalagi anak-anak kita? Memberitakan sesuatu yang tak tampak jauh
lebih sulit di jaman yang serba positif (“terbukti dan kelihatan”). Tetapi
sarana-sarana itu juga bisa memberikan pesan kerasulan yang nyata juga
jika kita mau menggunakannya dengan wajar dan bertujuan.

Apakah ada informasi mengenai semangat orang-orang yang merasul di
jaman ini? Di beberapa paroki yang pernah saya kunjungi, semangat OMK
ternyata yang membuat anak-anak masih bertahan di Gereja dan
membuat Gereja tetap hangat. Kita perlu menjamin bahwa hidup
kerasulan kita masih menghangatkan Gereja. Mari kita wartakan, Kristus
masih menyemangati kita dalam pelayanan bersama.

Sekali lagi, SELAMAT PASKAH. Tuhan memberkati kita, memberkati
keluarga-keluarga kita, memberkati pelayanan kita, memberkati
pendidikan putera-puteri kita, dan memberkati iman kita akan Kristus
Yang Bangkit. Amin.

Alexander Erwin Santoso MSF

Written by

The author didnt add any Information to his profile yet

Leave a Comment